Memo Harapan

memo

Tuliskan saja harapannya, Allah akan mewujudkannya.
Ya, Allah yg akan mewujudkan, bahkan dengan cara yangg tidak terduga.

Aku punya sebuah memo, isinya catatan kecil daftar harapan-harapan (mimpi) yang ingin kugapai. Mungkin bagi orang lain cuma keinginan sederhana yangg tak ada istimewanya. Bisa jadi juga ada orang yang mencibirnya. Biarkan dan abaikan saja kata orang. Lagipula ini hidupku. Tapi bagiku semua itu adalah mimpi besar. Rencana masa depan.

Tak perduli jika harapan itu serasa tak mungkin terwujud, tetap kutulis. Dan ajaib, tak ada yangg tidak mungkin bagi Allah.  Alhamdulillah sekarang satu-persatu harapan itu terwujud.

Memang ada harapan yang tertunda dan/atau belum terwujud. Tapi kuyakin Allah selalu punya rencana indah untuk hidup ini.

Ketika Allah mengabulkan keinginan, berarti aku sudah pantas untuk mendapatkannya.
Jika Allah tidak mengabulkan, berarti Allah sudah mempersiapkan yang lebih baik.
Bila Allah belum mengabulkan, berarti aku harus bersabar atau belum waktunya kudapati itu.

Mungkin itu saja, sesuatu yang berawal dari catatan kecil sederhana. Jangan berhenti berharap, jangan takut bermimpi hal besar, kita selalu punya Allah yang siap mewujudkan.
Harapan itu doa, dan doa adalah tanda iman kita kepada Allah.

Jadi, apa harapanmu? Mana mimpi kalian?
Tuliskan saja, biarkan skenario langit bekerja dan semesta membuka jalan tercapainya.

Allah Maha Tahu, Kita Tidak Tahu tapi Sok Tahu

Langit CerahTetaplah berbaik sangka kepada-Nya…
Tetaplah berharap sepenuh hati kepada-Nya…
Tetaplah gantungkan asa setinggi apapun itu hanya kepada-Nya…
Ya sekali lagi, hanya kepada-Nya…

“…Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (Al-A’Raf : 56)

“…dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.” (Yusuf : 87)

Dan, jika akhirnya harapan tidak sesuai seperti yang diidam-idamkan…
Tetaplah berbaik sangka kepada-Nya…
Tetaplah berbaik sangka kepada Allah Yang Maha Mengetahui, karena…

“Boleh jadi engkau membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) engkau menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang engkau tidak mengetahui.” (Al-Baqarah : 216)

Sungguh, janji Allah itu pasti, Allah pasti mengabulkan do’a kita para hamba-Nya…
Hanya saja kita sering ragu…
Ketika Allah mengabulkan do’a, kita malah sering lupa…
Kita tak ingat bahwa dahulu kita pernah meminta itu dari-Nya…
Memang sedikit sekali kita bersyukur…

“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (Ar-Rahman : 13)

Ketika Kau Mengeluh

Ya AllahKetika kau mengeluh: “Tak Mungkin” Maka ingatlah firman Allah:

“… apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata: “Jadilah!” maka terjadilah…” (Yasin : 82)

Ketika kau mengeluh: “Aku sangat lelah” Maka ingatlah firman Allah:

“dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat.” (An-Naba : 9)

 Ketika kau mengeluh: “Aku tidak mampu” Maka ingatlah firman Allah:

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya…” (Al-Baqarah : 286)

Ketika kau mengeluh: “Aku Stress” Maka ingatlah firman Allah:

“…hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.”(Ar-Ra’d : 28)

Ketika kau mengeluh: “Ah, tak ada gunanya” Maka ingatlah firman Allah:

“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah (benda terkecil) pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.” (Al-Zalzalah : 7)

 Ketika kau mengeluh: “Ah, tak ada yang mau menolongku” Maka ingatlah firman Allah:

“…Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”. (Ali Imran : 173)